My Blog Story So Far

Cerita perjalanan sebuah blog pribadi, melewati masa puber dan jadi sedikit lebih dewasa.

My Blog Story So Far
Photo by Etienne Girardet / Unsplash

๐Ÿ“…Terakhir Diupdate: 5 Mei 2021

Bulan Juli tahun 2014 adalah waktu dimana saya membeli domain arikurniawan.net, sampai hari ini domain ini masih ada dalam inventaris saya. Tapi, cerita soal blog pribadi ini lebih 'tua' dari pada domain tersebut.

Era Blogspot Gratisan

Cikal bakal blog ini dimulai pada bulan Juli tahun 2007.

Ini adalah saat pertama kali saya memiliki ketertarikan pada blog dan membuat akun di blogger.com.

Saya punya banyak alamat blog sebelumnya (maklum masih anak SMP labil). Tapi, alamat blog serius pertama saya adalah dearryk.blogspot.com (di-redirect ke blog ini).

Tahun 2008-2011 menjadi masa yang cukup pasang surut dalam menulis, tapi fase ini membentuk saya sebagai blogger yang memang lebih fokus pada konten.

Di masa ini juga, saya berkenalan dengan banyak blogger dari seluruh Indonesia yang kini rata-rata menjadi pengusaha digital atau bekerja di bidang digital.

Membaca tulisan lama di blog tersebut hari ini membuat saya ingin menghapus semua record diri dari internet. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ

Era Pakai Top-Level-Domain (TLD)

Era kedua dimulai pada tahun 2012, waktu dimana saya pertama kali membeli Top-Level Domain (TLD). Ini menandakan naiknya tingkat serius saya sebagai seorang blogger.

Saya membeli domain pertama, dearryk.com di Bali Orange (sekarang dikenal dengan BOC Indonesia). Datang langsung ke kantor mereka di kawasan Renon, Denpasar, membayar dengan cash.๐Ÿ˜†

Shoutout buat teman saya Happy yang sudah rela mengantar ke kantor Bali Orange, padahal kita berdua tidak tau lokasi pasti kantornya.

Masa ini bisa dibilang paling seru sih, trafik blognya sudah mulai tinggi dan memuncak hingga 120K/month.

Angka yang sampai hari ini belum bisa diraih lagi. Trafik yang besar juga bikin tawaran kerjasama juga makin banyak.

Rekor penghasilan saya dari satu blog ini saja adalah Rp.3,5 juta/bulan, dan itu 3 juta Rupiahnya cuma dari satu tulisan untuk salah satu brand rokok besar di Indonesia.

Era WordPress Pertama

Tahun 2014, saya membeli domain arikurniawan.net dan memutuskan untuk pindah ke WordPress. Shoutout buat JetOrbit yang jadi provider hosting pertama saya.

Masih ingat banget kalau beli hostingnya pas bulan puasa dan untung CS-nya waktu itu sabar banget menghadapi anak ingusan yang setting WordPress aja tidak paham.

Masa dual-blog pun dimulai, saya mulai mengurus dua blog, satunya adalah dearryk.com dan satunya adalah arikurniawan.net

Trafik untuk kedua blog ini makin lama makin tinggi dan bersaing, tawaran kerjasama pun datang untuk keduanya. Total penghasilan tertinggi dari kedua blog ini adalah Rp.5.000.000/bulan.

Kok dikit? Karena saya cuma mau menerima content placement / native ads dan tidak memasang iklan banner. Kenapa? Karena saya benci iklan banner!

Era WordPress Pertama juga memiliki fase labil.

  • Saya melepas domain dearryk.com begitu aja, keputusan yang paling saya sesali sampai hari ini. Dan menggantinya dengan domain kawista.id. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
  • Saya terlalu fokus pada update dan monetize satu blog saja dan menelantarkan yang satunya. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
  • Saya melepas domain kawista.id begitu saja, disesali juga sampai hari ini. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ

Era Static-Site

Awal tahun 2020, saya berkeinginan untuk memindahkan blog saya dari WordPress ke Hugo (static-site).

Kenapa? Karena selama akhir 2019, saya dipusingkan dengan terlalu banyak masalah dengan WordPress mulai dari website yang terlalu โ€˜lemahโ€™ dan lambat, hingga berurusan dengan hacker.

Saya pindah ke static-site di bulan April 2020 dan membeli domain baru, arik.blog.

Tapi, saya belajar dari kesalahan sebelumnya dan tidak melepas domain arikurniawan.net begitu saja, tapi masih mempertahankannya dan melakukan redirect ke domain baru.

Tapi, ternyataโ€ฆ Tidak bertahan lama.

Static-site membuat saya menghabiskan lebih banyak waktu untuk ngoding dibandingkan menulis.

Ada sih beberapa tulisan bagus yang dihasilkan, tapi effort-nya terlalu tinggi. I hate that!

Belum lagi saya mulai mencoba membuat Podcast yang kadang menyita waktu juga.

Hasilnya, waktu untuk menulis jadi semakin sedikit, apalagi update konten di static-site tidak semudah dan semenyenangkan di WordPress.

Saya dihadapkan pada dua pilihan:

  1. Bertahan dengan static-site dengan usaha yang lebih tinggi untuk desain dan nulis.
  2. Balik ke WordPress

Era WordPress Kedua

Kembalinya saya ke WordPress tentu dengan membawa sedikit perbaikan. Saya memilih untuk menggunakan managed-VPS dari Cloudways dan bukan shared-hosting.

Jadi, performa blognya bisa sedikit lebih baik lagi dengan sumber daya yang lebih besar.

Tapi, kebencian saya akan WordPress muncul lagi. Blognya sangat lambat dibandingkan static-site dan sangat banyak bloatware yang tidak perlu. Saya pun mencari alternatif lain.

Era Ghost

Saya mulai melirik CMS baru pada akhir tahun 2020.

Mencari kandidat CMS yang cepat, modern tapi juga mudah digunakan untuk pemula (dibaca: orang males ngoding) seperti saya.

Pilihan saya ada beberapa, tapi saya lebih condong ke Ghost karena 'lingkungan menulis'-nya lebih cakep dibandingkan pilihan lain.

Hanya dalam satu hari, pada 1 Februari 2021, saya memindahkan seluruh blog saya ke Ghost yang di-hosting di DigitalOcean.

Saya juga berhasil mendapatkan domain dearryk.com kembali ๐ŸŽ‰. Kini domain ini diredirect juga ke blog ini.


idearik.com Tech Stacks

  • Hosting: Ghost(Pro)
  • CMS: Ghost
  • Analytics: Google Analytics